Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang

Fasilitas Buku Tamu Digital

Keterangan Gambar : Foto: Mendikbud Nadiem Makarim. (Andhika Prasetia/detikcom)

Wilayah Tangerang Raya mencakup Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan (Tangsel) Banten mulai efektif Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 18 April 2020 selama dua pekan. 

Ketentuan detil PSBB diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Banten nomor 16 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan

 

Salah satunya mengatur soal, perusahaan atau pabrik diizinkan tetap beroperasi selama masa PSBB Tangerang Raya.

 

Dalam BAB III Pelaksanaan PSBB Umum, Bagian Ketiga, tentang Pembatasan Aktivitas Bekerja Di Tempat Kerja, Pasal 9, poin 1, tertulis bahwa selama pemberlakuan PSBB, perusahaan dan/atau pabrik tetap dapat melaksanakan aktivitas atau kegiatan operasionalnya sepanjang melakukan protokol kesehatan.

Kemudian dalam poin 2 tertulis dalam hal ditemukan pekerja atau pegawai perusahaan dan atau pabrik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) positif terpapar Corona Virus Disease (COV1D-19), maka aktivitas perusahaan dihentikan sementara. Kemudian selama penghentian sementara aktivitas bekerja di tempat perusahaan dan atau pabrik sebagaimana dimaksud pada ayat (2).

Pemprov Banten mengimbau agar pekerja atau pegawai administrasi dan atau manajemen wajib mengganti aktivitas bekerja di tempat kerja dengan aktivitas bekerja di rumah atau tempat tinggal, meski mengizinkan perusahaan tetap beroperasi.

Selain itu, perusahaan atau kantor yang bergerak dalam pemenuhan barang pokok tetap beroperasi normal. Hal ini untuk memastikan kebutuhan sembako terjaga di pasaran dan masyarakat.

Perusahaan yang dijamin dan dijaga keamanannya selama pelaksanaan PSBB yakni perusahaan di bidang kesehatan, pangan, energi, komunikasi dan teknologi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, dan industri strategis.

Selain itu, ada pula pelayanan dasar dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, organisasi kemasyarakatan lokal dan internasional yang bergerak dalam bidang kebencanaan ataupun sosial.

"Bagi orang yang mempunyai penyakit penyerta wajib melakukan pekerjaan di tempat terpisah, seperti orang dengan penyakit darah tinggi, jantung, paru-paru, kanker, ibu hamil dan yang berusia lebih dari 60 tahun serta wajib menyediakan vitamin dan nutrisi tambahan untuk meningkatkan imunitas tubuh," jelas Pergub ini.

Kemudian untuk restoran atau tempat makan lainnya, harus di batasi dalam hal pelayanan, konsumen tidak dibolehkan makan di tempat.

PSBB di wilayah Tangerang Raya mulai akan berlaku pada Sabtu, 18 April 2020. PSBB ini bisa diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran Corona Cobid-19.

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan telah menandatangani Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep. 140-Huk/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

MDA-Enterprise Tanjungpinang