Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang

Perpustakaan Darurat Online Saat Pandemi Corona Disetop Dini

Upload by : admin 14 Jul 2020, 11:38:46 WIB | dibaca : 45 users
Keterangan Gambar : perpustakaan digital nirlaba yang memiliki misi

Setelah empat penerbit komersial mengajukan gugatan awal bulan ini, Internet Archive mengakhiri program emergency library atau Perpustakaan Darurat Nasionalnya lebih awal dari perkiraan.

Internet Archive adalah sebuah perpustakaan digital nirlaba yang memiliki misi "akses universal untuk semua pengetahuan." Menyediakan penyimpanan permanen dan akses publik bebas untuk koleksi bahan digital, termasuk situs web, musik, gambar bergerak, dan hampir tiga juta buku domain publik.

Sejak program darurat itu berjalan pada awal Maret lalu, semua orang yang tidak bisa pergi ke perpustakaan akibat lockdown akibat Corona COVID-19 dapat mengakses lebih dari 1,4 juta buku.

Perpustakaan Darurat adalah bagian dari prakarsa Open Libraries, di mana Internet Archive memindai buku-buku perpustakaan, memungkinkan "check-out" digital melalui daftar tunggu. Tetapi Perpustakaan Darurat menghilangkan daftar tunggu dan membuat buku-buku yang dipindai segera tersedia, demikian seperti dikutip dari The Verge, Senin (15/6/2020).

Rencananya Perpustakaan Darurat ini bisa diakses hingga 30 Juni, namun pada awal 1 Juni lalu, mereka mendapatkan beberapa gugatan yang mengatakan bahwa Perpustakaan Darurat ini membajak hak cipta buku-buku yang telah diterbitkan.

Penerbit Hachette, Penguin Random House, Wiley, dan HarperCollins menggugat Internet Archive karena melanggar hak cipta. Authors Guild pada bulan Maret mengatakan bahwa Internet Archive "bertindak sebagai situs pembajakan" yang melanggar hak penulis atas karya mereka.

 

Perpustakaan Darurat Online Saat Pandemi Corona Disetop Dini   MDA-Enterprise Tanjungpinang